
Komen asal: Sekali Lagi, Mereka Lancarkan Pelan Untuk Sweep Malaysians Di Jakarta #yawn | ShamHardy.com
saya orang indonesia,….. OK… sebelumnya sy mohon maaf atas sikap tidak senonoh yg dilakukan beberapa orang indonesia kepada kedutaan besar malaysia di indonesia… mereka itu hanya sebahagian kecil dari 230juta masyarakat indonesia, walaupun sebagian besar masyarakat indonesia kesal dan benci atas perlakuan kalian bangasa malaysia kepada negaraku indonesia………. jangan kalian menganggap perkara ini sebuah perkara yang kecil….!!!! justru negara kalian yang telah mempermainkan bangsa saya…!!! kalian telah menginjak2 harga diri bangsa indonesia…!!! bukan baru sekali saja kalian mencari masalah dengan bangsa saya indonesia…… sudah banyak sekali masalah yang kalian perbuat yg mengundang amarah bangsa kami…!!!! mulai dari klaim budaya asli indonesia seperti reog, angklung, batik, tarian pendet, rendang etc…jangan kalian mengenggap ini perkara kecil…!!! bangsa yg besar adalah bangsa yg mencintai budayanya….. kasus ambalat yg ingin kalian curi dari kami….!!! kasus pekerja indonesia yg kalian siksa sampai mati…!! yang kalian bunuh, dan kalian menganggap orang indonesia di malaysia hanya sebagai kuli yang tidak berharga….!!! (apakah itu kesombongan kalian karna kebaikan Allah atas kemakmuran bangsa kalian…!!!)…… dan lagi polis marin malaysia yang menangkap dan menyandra petugas kelautan kami…!!! memang kita bangsa yg se-islam, se-nusantara, se-bahasa….. tapi itukah prilaku kalian kepada kami….. menghina kami mempermainkan kedaulatan kami……. malaysia hanyalah negara kecil yg berpenduduk 1/10 indonesia…….!!!! kesimpulannya memang negara kalian lah yang selalu mencari pasal/ masalah dengan indonesia…… kalian yang selalu memulai masalah dengan indonesia……… dan yg paling menghinakan indonesia karena kalian tidak mau minta maaf pada kami……
Baiklah.. saya faham maksud saudara, saya tidak menolak memang ada rakyat Malaysia yang memang keji sikap mereka, tapi bukan semua OK.. bukan semua.. begitu juga dengan negara lain, pasti ada mereka yang jahat dalam komuniti masyarakat negara masing-masing. Dan disitulah letaknya undang-undang negara yang menghukum mereka, samada ianya adil atau tak bergantung kepada pemerintah negara tersebut. Begitu juga dengan negara kita iaitu Malaysia dan Indonesia.
Saya sendiri ada darah pertalian dari Indonesia, sebab saya keturunan Jawa, dan saudara mara saya ada yang disana, kami memang baik, kami memang rapat, dan kami bersependapat bahawa tidak ada gunanya kita bergaduh atas perkara yang kita ‘sebernanya’ boleh selesaikan.
Dan sekarang soalan yang paling penting saya nak bertanya saudara, apakah langkah bersama kita boleh dapat untuk selesaikan masalah ini? Ketepikan sebentar segala persengkataan kita sekarang ni, ayuh kita bincang soal damai, mahu? Saya menganggap saudara seorang yang bijak, dan sebab itulah saya mahu berbincang dengan anda.
Sebab saya percaya dalam mana-mana agama di dunia mengajar kita untuk berdamai, persengkataan hanya memusnahkan kedua pihak, tidak ada kebaikan dalam peperangan atau pergaduhan. Setuju?
Jadi, kita bincang sekarang soal damai, saya boleh jadi wakil dari negara saya, anda boleh jadi wakil dari negara anda, saya akan bawa isu ini ke pihak atasan negara saya, anda bawa perbincangan ini ke pihak atasan negara anda, saya berjanji akan melakukannya. Jadi.. bagaimana? Nak kita mulakan?
Harapan saya agar kita boleh jumpa jalan penyelesaian, dengan pihak kedua negara berpuas hati dengan keputusan tersebut. Bukan satu pihak sahaja..
P/S: Sekali lagi saya ingin mohon maaf seandainya blogpost saya sebelum ini menyinggung pihak anda, maafkan saya.
Sumber Imej: Fernando Gregory (http://bit.ly/9TpQ3R)